Berita


JAKARTA - Budi Karya Sumadi resmi menggantikan jabatan Ignasius Jonan, sebagai Menteri Perhubungan. Nama Budi memang sempat mencuat bakal dicalonkan sebagai menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014.

Namun, baru tahun ini dia resmi diangkat menjadi menteri. Lalu seperti apa sosok Budi Karya?  

Pria asal Palembang, Sumatera Selatan ini memulai kariernya pada 1982, sebagai Arsitek Perencana pada Departemen Real Estate PT Pembangunan Jaya.

Pria kelahiran 18 Desember 1956 ini, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Setelah menjadi bos BUMD Jakarta, Budi diangkat menjadi direktur utama PT Angkasa Pura (AP) II saat kepemimpinan Menteri BUMN Rini Soemarno dan mulai menjabat sejak tanggal 15 Januari 2015.

Lulusan Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) ini dinilai telah berhasil memegang sejumlah mega proyek Ibu Kota Jakarta. 

Selama memimpin 13 bandara, Budi terus meningkatkan pelayanan, salah satunya di Bandara Soekarno Hatta. Terakhir, yakni pembangunan Terminal 3 Ultimate yang sempat ditunda pengoperasiannya, lantaran dinilai Kemenhub belum memenuhi standar pengoperasian bandara.

Selain itu, Budi Karya Sumadi juga baru saja meresmikan Terminal Baru Bandara Sultan Thaha Jambi pada Kamis lalu, 21 Juli 2016. Terminal baru yang beroperasi sejak 27 Desember 2016 ini diresmikan Budi Karya Sumadi bersama Presiden RI, Joko Widodo serta Menteri Perhubungan sebelumnya, Ignasius Jonan, Menteri BUMN, Rini Soemarno, dan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli. 

LINK
Presiden Direktur Angkasa Pura II Dilantik Menjadi Menteri Perhubungan Oleh Presiden RI